Jakarta – Israel masih menggempur Rafah, kawasan pengungsi warga Palestina. Daerah paling selatan dari Jalur Gaza yang luluh lantak itu masih belum aman dan menunggu aksi dunia menghentikan agresi Israel. Sebelum serangan Rafah dimulai, PBB mengatakan sebanyak 1,4 juta orang berlindung di kota tersebut. Serangan Israel ke Rafah pertama kali terjadi dalam wujud yang mencolok mata pada Minggu (26/5) lalu.
AFP melaporkan tentara Israel berdalih menargetkan Hamas di Rafah. Namun kenyataannya, tenda-tenda pengungsi terbakar. Pihak Palestina menyebut 50 orang tewas dan 249 orang luka-luka akibat serangan Israel saat itu. Namun demikian, ternyata itu bukan serangan sekali. Ada serangan yang kedua kali.
selengkapnya https://news.detik.com/internasional/d-7368121/bejatnya-israel-masih-gempur-rafah-di-tengah-kecaman-dunia.
.
